Investasi Rp19,07 Triliun Berpotensi Masuk Jateng dari CJIBF 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Jawa Tengah menyelenggarakan CJIBF 2026 di Jakarta untuk menarik investasi Rp19,07 triliun. Gubernur Luthfi menyatakan pemerintah mempermudah izin, menyiapkan lahan, dan menjamin kepastian hukum. Dari 400 peserta, 74 pertemuan one-on-one menghasilkan komitmen seperti LoI PT Hyrecmas Garam Nusantara (Rp681,84 miliar), PT Hailex Technology (Rp175 miliar), PT Fayyad Industri Pangan (Rp8,75 triliun), serta investasi China Rp4 triliun di KEK Industropolis Batang. Pemerintah mengusung dua KEK dan tujuh kawasan industri dengan fasilitas KLIK. UMKM Jateng (4,2 juta unit) akan didorong masuk rantai pasok. Investasi fokus pada sektor hijau, ekowisata, berkelanjutan menarik investor asing seperti British Chamber dan Danish Chamber.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 19.51
3,49 Juta Lapangan Kerja Baru Jadi Target Anyar Pemerintah di 2027
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.31
Golden Visa & GCI Untuk Dukung Iklim Investasi Nasional
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 19.13
BI: Ekonomi RI pada 2027 berpotensi capai 6 persen dengan tiga syarat
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.46
InJourney Dorong Sektor Pariwisata Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Berita terkait
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Makin Gemilang, Angka Kemiskinan Terus Berkurang
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.53
Dua Kunci Keberhasilan PFII, Kualitas Institusi & Dampak Sosial
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.11
IHSG Naik 1,81%, Ditutup di Level Tertinggi Harian
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.27
IHSG Naik Nyaris 2%, Ditutup di Level Tertinggi Harian
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.27