Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dua Kunci Keberhasilan PFII, Kualitas Institusi & Dampak Sosial

Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) harus dibangun tidak hanya untuk menarik modal global, tetapi juga sebagai instrumen transformasi ekonomi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Kader Sosio Ekonomi Strategis (AKSES) Suroto pada Indonesia Business Forum di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan PFII ditentukan oleh kualitas institusi, kepastian hukum, dan kepercayaan investor, sekaligus kemampuannya menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat UMKM, mendorong transfer teknologi, dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Indonesia memiliki modal kuat untuk membangun pusat keuangan internasional, didukung oleh pasar domestik yang besar, kekayaan sumber daya alam, bonus demografi, dan tenaga kerja yang kompetitif. Keunggulan ini harus dipromosikan sebagai nilai pembeda Indonesia dibanding pusat keuangan internasional lainnya. Dengan kekuatan tersebut, PFII diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi nasional melalui peningkatan produktivitas, transfer teknologi, dan penguatan daya saing sektor usaha dalam negeri. Indonesia juga menjadi anggota G20, memiliki pasar yang besar, sumber daya alam melimpah, dan bonus demografi yang dapat dimanfaatkan secara optimal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait