Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Investor China, Korea hingga Jepang Berebut Masuk Madura, Ada Apa?

Kawasan Industri Wiraraja Madura di Bangkalan, Jawa Timur, sedang membuka pintu bagi investor dari berbagai negara, termasuk China, Korea Selatan, Jepang, Inggris, dan Uni Emirat Arab. Menurut Akhmad Ma'ruf Maulana, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) dan President Director Wiraraja Madura Industrial Estate, investasi dari China akan masuk dalam bentuk klaster untuk membangun konsentrasi industri. Beberapa perusahaan dari Korea dan negara lainnya sedang berada pada tahap pembicaraan atau penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Pada Agustus 2026, Indonesia dan China akan menandatangani kerja sama pengembangan kawasan industri ini, termasuk dengan mitra dari Guangdong.

Sektor manufaktur yang dipetakan untuk dikembangkan meliputi pengolahan plastik, benang, matras, furniture, cokelat, kemasan makanan, dan pengolahan ikan, dengan fokus pada ekspor. Pengembangan kawasan ini juga bertujuan memperluas pilihan lokasi investasi di luar Pulau Jawa bagian barat dan tengah. Bangkalan dipilih karena posisinya yang strategis di Pulau Madura dan konektivitasnya dengan Surabaya melalui Jembatan Suramadu.

Tahapan kerja sama dengan calon investor saat ini sedang berjalan secara bertahap, dengan beberapa kesepakatan yang akan ditingkatkan dari MoU ke Perjanjian Kerja Sama (PKS). Penandatanganan PKS dilanjutkan pada 9 September di Jawa Timur, yang diikuti dengan pengamanan kawasan yang melibatkan Gubernur, Pangdam, dan Kapolsek.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait