Iran Batalkan Serangan Balas Dendam terhadap Ukraina karena Kyiv Minta Maaf
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran membatalkan rencana serangan balasan terhadap Ukraina setelah Kyiv meminta maaf atas serangan terhadap kapal kargo Iran di Laut Kaspia. Mayor Jenderal Mohsen Rezaee, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengungkapkan pembatalan itu pada Senin. Menurut Rezaee, Iran awalnya menargetkan tiga lokasi di Ukraina, tetapi serangan dibatalkan setelah Ukraina meminta maaf.
Ukraina menyerang kapal kargo Iran pada 25 Juli menggunakan pesawat nirawak, menewaskan seorang pelaut. Kyiv mengklaim kapal itu mengangkut peralatan militer ke Rusia, sementara Iran membantah dan menyebut muatannya sipil. Rusia mengidentifikasi kapal tersebut sebagai kapal kargo kering Ana.
Kyiv mengklaim serangan itu terjadi karena kesalahan, dan Iran memutuskan untuk menyelidiki klaim tersebut. Rezaee menegaskan bahwa meski itu kesalahan, tetap akan ada konsekuensinya, namun ia tidak merinci bentuk konsekuensi yang dimaksud.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 12.08
Iran Akui Batal Menyerang Usai Ukraina Minta Maaf
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.30
Iran Ngamuk ke Ukraina, Sempat Siapkan Serangan-Bakal Bom 3 Titik
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 07.54
Kapal Kargo Kena Proyektil Tak Dikenal di Selat Hormuz Lepas Pantai Oman
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.32
Balas Iran, Amerika Lumpuhkan Dua Kapal di Selat Hormuz
Berita terkait
Ukraina Akui Tak Sengaja Serang Kapal Iran, Teheran Tuntut Ganti Rugi
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 14.43
Qatar Bantah Tangkap 3 Pilot Iran, Teheran: Doha Harus Izinkan Tim Pencari Fakta
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 02.20
Iran dan Oman Sepakati Peta Pergerakan Navigasi di Selat Hormuz, Perang Segera Berakhir?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.18
Qatar Bantah Tahan Tiga Pilot Pengebom Iran
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 07.59