Iran Akui Batal Menyerang Usai Ukraina Minta Maaf
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengakui telah membatalkan rencana serangan terhadap tiga lokasi di Ukraina sebagai balasan atas serangan terhadap kapal komersial Teheran di Laut Kaspia. Pembatalan dilakukan setelah Kyiv menyampaikan permintaan maaf dan mengakui serangan itu tidak disengaja. Pengakuan ini disampaikan penasihat militer senior pemimpin tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran pada Senin (3/8).
Iran menuduh Ukraina menyerang kapal komersialnya pada 25 Juli, menewaskan satu awak dan melukai satu lainnya. Rezaei menegaskan Iran tidak akan mengizinkan rute pelayaran melintasi Selat Hormuz selain jalur yang ditetapkan Teheran, dan memperingatkan kapal angkatan laut bermusuhan yang melewati jalur ilegal akan menjadi target serangan. Ia juga mengklaim serangan rudal dan drone Iran telah menggagalkan tujuan militer AS selama konflik 17 hari.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menyatakan Ukraina meminta maaf dan mengakui serangan terjadi tidak sengaja serta tidak menginginkan eskalasi. Namun, Araghchi menuntut ganti rugi atas korban jiwa dan kerusakan, menegaskan serangan terhadap warga atau kepentingan nasional Iran tidak dapat diterima.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 07.11
Iran Batalkan Serangan Balas Dendam terhadap Ukraina karena Kyiv Minta Maaf
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.30
Iran Ngamuk ke Ukraina, Sempat Siapkan Serangan-Bakal Bom 3 Titik
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.32
Balas Iran, Amerika Lumpuhkan Dua Kapal di Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 08.00
Iran Beri Ultimatum ke Negara Arab: Berani Bantu AS, Teluk Terbakar!
Berita terkait
Ditolak Trump, Iran Masih Tunggu Jawaban AS Soal Hormuz
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 21.30
Iran janjikan serangan lebih dahsyat jika AS kembali gempur Teheran
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 21.17
Trump Ingin Kobarkan Perang Lagi, Iran: Seluruh Kapal AS di Samudra Hindia Jadi Target
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 14.44
Balas Trump, Iran Tegaskan Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang
Detik.com · 27 September 2026 pukul 10.22