Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Akui Batal Menyerang Usai Ukraina Minta Maaf

Iran mengakui telah membatalkan rencana serangan terhadap tiga lokasi di Ukraina sebagai balasan atas serangan terhadap kapal komersial Teheran di Laut Kaspia. Pembatalan dilakukan setelah Kyiv menyampaikan permintaan maaf dan mengakui serangan itu tidak disengaja. Pengakuan ini disampaikan penasihat militer senior pemimpin tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran pada Senin (3/8).

Iran menuduh Ukraina menyerang kapal komersialnya pada 25 Juli, menewaskan satu awak dan melukai satu lainnya. Rezaei menegaskan Iran tidak akan mengizinkan rute pelayaran melintasi Selat Hormuz selain jalur yang ditetapkan Teheran, dan memperingatkan kapal angkatan laut bermusuhan yang melewati jalur ilegal akan menjadi target serangan. Ia juga mengklaim serangan rudal dan drone Iran telah menggagalkan tujuan militer AS selama konflik 17 hari.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menyatakan Ukraina meminta maaf dan mengakui serangan terjadi tidak sengaja serta tidak menginginkan eskalasi. Namun, Araghchi menuntut ganti rugi atas korban jiwa dan kerusakan, menegaskan serangan terhadap warga atau kepentingan nasional Iran tidak dapat diterima.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait