Iran Kembali Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Selatan Provinsi Hormozgan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran melalui IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) mengumumkan pada Jumat (14/8/2026) berhasil mencegat dan menembak jatuh sebuah pesawat nirawak MQ-9 buatan Amerika Serikat di wilayah selatan Provinsi Hormozgan. Penembakan dilakukan menggunakan sistem pertahanan udara canggih baru milik IRGC, menurut laporan penyiar negara Press TV. Provinsi Hormozgan sendiri berbatasan langsung dengan Selat Hormuz dan mencakup kota pelabuhan Bandar Abbas. Insiden ini menambah daftar panjang kerugian drone AS dalam konflik dengan Iran. Berdasarkan laporan The Washington Post yang mengutip tiga pejabat, militer AS telah kehilangan setidaknya 45 pesawat nirawak MQ-9 Reaper atau sekitar 25% dari total armadanya selama konflik berlangsung. Drone yang hilang tersebut digunakan untuk misi pengintaian dan serangan terarah, dengan harga per unit berkisar USD30 juta hingga USD50 juta tergantung perlengkapannya. Total potensi kerugian dari hilangnya pesawat-pesawat Reaper ini diperkirakan melampaui USD1,3 miliar. MQ-9 Reaper sering dioperasikan di sekitar Selat Hormuz, namun disebut menjadi sasaran yang relatif mudah bagi Iran dan kelompok proksinya. Hal ini disebabkan karakteristik terbang drone tersebut yang berkecepatan rendah dan kerap beroperasi pada ketinggian rendah, sehingga rentan terhadap sistem pertahanan udara.
Bagikan
Berita terkait
Sebanyak 55 Korban Meninggal Dunia dan 132 Luka-Luka Pasca Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di NTT
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 16.15
Buka Store 5.0 Pertama di Surabaya, Infinix Hadirkan Ekosistem Gadget-Promo Rp10 Ribu
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.10
Koleksi Bungo Ameh Hadirkan Keindahan Suntiang dan Songket dalam Busana Ibadah
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 16.07
Bapeten Pastikan Tak Ada Paparan Radiasi Pengion di NTT Usai Gempa 7,7 M
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.06