Iran Tidak Mencari Perang Tapi Tidak akan Tinggal Diam jika Diserang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan Iran tidak mencari perang namun tidak akan diam bila diserang. Ia menyatakan Iran akan memberikan tanggapan tegas terhadap pihak agresor. Pada akhir pekan, Amerika Serikat menyerang dua peluncur milik Iran di Pulau Larak, merupakan serangan pertama AS di wilayah Iran sejak akhir Juli. Operasi AS menargetkan sistem peluncuran roket bermuatan ranjau laut ke Selat Hormus. IRGC Iran menyatakan korban jiwa dan bersumpah memberikan balasan. Sebagai tanggapan, IRGC menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania, mengklaim menghantam infrastruktur teknis dengan kerusakan parah. IRGC memperingatkan serangan lanjutan akan dibalas respons yang lebih keras.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.15
Serangan AS di Pulau Larak Menewaskan 3 Warga, Iran Siap Membalas
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.13
Amerika Serang Pulau Larak demi Selamatkan Pelayaran Global dari Ranjau Iran
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.05
Iran Lakukan Pembalasan setelah AS Serang Pulau Larak
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 11.06
Iran Balas Serang Pangkalan Udara AS di Yordania Usai Pulau Larak Dibom
Berita terkait
IRGC Iran Siapkan Senjata Lebih Dahsyat Jika Perang Kembali Pecah
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 00.01
Iran serang pasukan Amerika Serikat di Yordania
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 08.29
AS Serang Dua Peluncur Ranjau Laut Iran di Pulau Larak
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 07.00
Iran Bantah Rencana Bunuh Putra Bungsu Trump: Tipu Muslihat Netanyahu!
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.24