Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Bantah Rencana Bunuh Putra Bungsu Trump: Tipu Muslihat Netanyahu!

Iran membantah laporan yang menyebut Teheran berencana menyerang Barron Trump, putra bungsu Presiden AS Donald Trump. Sekretaris Dewan Keamasan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menyebut laporan tersebut sebagai 'propaganda rekaan' dan 'tipu muslihat Netanyahu' yang dirancang untuk menakut-nakuti Presiden AS. Rezaei menegaskan bahwa Iran tidak memiliki niat untuk mengincar anggota keluarga Trump.

Bantahan ini muncul setelah televisi pemerintah Iran menayangkan video buatan AI yang memuat informasi mengenai tempat tinggal dan pergerakan Barron Trump di New York. Video yang ditayangkan oleh Iran Channel 3 ditafsirkan luas sebagai ancaman pembunuhan terhadap putra bungsu Trump tersebut.

Ketegangan antara Iran dan AS tetap tinggi sejak konflik eskalasi pada akhir Februi 2026. Kedua negara pernah menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Juni 2026 melalui mediasi Pakistan dan Qatar untuk mengakhiri permusuahan. Namun, penerapan MoU mengalami kendala karena Teheran menuduh Washington gagal memenuhi komitmennya. Pertempuran pun kembali berkobar pada Juli 2026 setelah kedua belah pihak saling melancarkan serangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait