Iran Ungkap Kekuatan Militernya Paksa AS Ubah Berbagai Taktik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Unit Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengaku bahwa kekuatan militer Iran telah memaksa Amerika Serikat mengubah taktik pertempuran. Berbagai perubahan meliputi penyebaran pasukan, pemindahan peralatan ke lokasi terpencil, serta peningkatan penggunaan penempatan tersembunyi dan di bawah tanah. IRGC menilai strategi pengerahan konvensional AS menjadi tidak efektif dan memakan biaya besar akibat 'ketangguhan dan keberanian rakyat Iran' serta pemanfaatan geografi yang cerdas. Perubahan taktik ini mencakup evakuasi pangkalan CENTCOM, pemindahan pasukan ke Yordania, penurunan korban jiwa, serta penarikan peralatan intelijen ke lokasi jauh. Pengakuan ini menyoroti tantangan mempertahankan kehadiran militer AS yang konvensional di dekat Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 September 2026 pukul 15.35
Presiden Iran Beri Trump Pilihan: Akhiri Perang atau Tidak?
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.45
Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS Menyerang Lagi
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 08.05
Diam-Diam AS-Iran Mulai Negosiasi Rahasia, Sepakat Hentikan Perang?
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.23
Sidang PBB, Presiden Iran Tampilkan Foto Anak Sekolah Korban Serangan AS
Berita terkait
Yordania Jadi Target Balas Dendam Iran, IRGC: AS Kalah Total
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 17.25
Garda Revolusi Iran Mengamuk! Siapa pun Diserang Tanpa Pandang Bulu
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 14.19
Iran Murka! Khamenei Janjikan Balasan tak Terlupakan untuk AS
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.21
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut!
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 08.39