Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Garda Revolusi Iran Mengamuk! Siapa pun Diserang Tanpa Pandang Bulu

Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan operasi balasan terhadap Amerika Serikat setelah serangan AS terhadap lima kapal tanker Iran di Teluk Persia. Dalam operasi tersebut, IRGC menargetkan dua kapal AS, delapan kapal tanker minyak, serta sepuluh kapal lainnya yang mencoba melintasi zona terlarang di Selat Hormuz, menyebabkan kerusakan parah pada kapal-kapal tersebut. IRGC menyatakan Selat Hormuz tetap di bawah kendali penuh Angkatan Lautnya. Sebelumnya, IRGC juga menyerang pangkalan udara AS di Yordania dengan rentetan rudal balistik, menghancurkan fasilitas pemeliharaan pesawat F-35, F-16, dan F-15. Operasi ini menandakan intensifikasi konflik maritim di Perairan Selat Hormuz antara AS dan Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait