Garda Revolusi Iran Mengamuk! Siapa pun Diserang Tanpa Pandang Bulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan operasi balasan terhadap Amerika Serikat setelah serangan AS terhadap lima kapal tanker Iran di Teluk Persia. Dalam operasi tersebut, IRGC menargetkan dua kapal AS, delapan kapal tanker minyak, serta sepuluh kapal lainnya yang mencoba melintasi zona terlarang di Selat Hormuz, menyebabkan kerusakan parah pada kapal-kapal tersebut. IRGC menyatakan Selat Hormuz tetap di bawah kendali penuh Angkatan Lautnya. Sebelumnya, IRGC juga menyerang pangkalan udara AS di Yordania dengan rentetan rudal balistik, menghancurkan fasilitas pemeliharaan pesawat F-35, F-16, dan F-15. Operasi ini menandakan intensifikasi konflik maritim di Perairan Selat Hormuz antara AS dan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.40
AS Buka Suara soal Klaim Iran Tangkap Drone Bawah Laut di Selat Hormuz
Detik.com · 9 September 2026 pukul 10.49
Presiden Iran Bersumpah Terus Melawan hingga Agresor Menyesal!
VOI · 9 September 2026 pukul 10.00
Militer AS Hancurkan Lima Kapal Tanker Iran Setelah Serangan IRGC
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 09.51
Data Terbaru Jumlah Tentara AS Tewas dan Luka-luka
Berita terkait
IRGC Serang 2 Kapal AS dan 8 Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 11.05
Iran Klaim Ranjau Laut Baru Telah Ditebar di Selat Hormuz
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.28
Iran Murka! Khamenei Janjikan Balasan tak Terlupakan untuk AS
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.21
Iran Bersumpah akan Lawan Tekanan Ekonomi AS
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.38