IRGC Lakukan Rekayasa Balik terhadap Drone Bawah Air AS yang Disita Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran akan melakukan rekayasa balik terhadap drone bawah air milik Amerika Serikat yang baru-baru ini disita oleh Korp Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Pengumuman ini disampaikan oleh Juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi, dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran. Drone bawah laut tersebut merupakan bagian dari sejumlah perangkat keras militer yang disita selama konflik yang telah berlangsung hampir tujuh bulan yang didukung oleh Amerika Serikat dan Israel.
Mohebbi menyatakan bahwa teknologi canggih terdapat pada wahana bawah air yang jatuh ke tangan pasukan Angkatan Laut IRGC, dan proses rekayasa baliknya akan segera dimulai. Menurutnya, perang ini membuktikan bahwa teknologi militer dan pertahanan paling mutakhir AS telah jatuh ke dalam kendali Iran.
Drone yang dimaksud adalah wahana bawah air otonom (AUV) jenis Dive-LD, yang dirancang untuk pengintaian jarak jauh dan misi bawah laut lainnya. Drone ini termasuk dalam generasi baru drone militer yang mampu beroperasi selama berhari-hari dengan intervensi manusia yang minim.
Bagikan
Berita terkait
Geger Iran Sita Drone Canggih AS, Akan Rekayasa Balik?
Detik.com · 10 September 2026 pukul 16.48
Iran Tembak Jatuh Drone MQ-1 Kedua dalam 24 Jam di Atas Selat Hormuz
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 21.03
Irak Sita Platform Peluncur Drone yang Targetkan Pipa Minyak Saudi
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.00
Irak Sita Peluncur Drone yang Menarget Pipa Minyak Arab Saudi, Apakah Iran Terlibat?
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 16.37