Geger Iran Sita Drone Canggih AS, Akan Rekayasa Balik?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Iran dilaporkan menyita drone bawah laut canggih milik militer AS bernama Dive-LD, sebuah kendaraan bawah laut otonom (AUV) yang dirancang untuk misi pengawasan jarak jauh. Penyitaan ini memberi Teheran kesempatan untuk mempelajari dan berpotensi melakukan rekayasa balik terhadap drone tersebut. Farzin Nadimi, peneliti senior di Washington Institute for Near East Policy, menyatakan bahwa Iran akan memanfaatkan kesempatan ini sebagai kemenangan propaganda dan dapat membantu IRGC membuat versi yang lebih baik dari desain mereka sendiri. Kejadian ini dianggap pukulan telak bagi Pentagon dan pembuat drone Anduril. Namun, militer AS dan Anduril telah mengecilkan signifikansi jatuhnya drone tersebut, menyatakan bahwa Dive-LD adalah wahana model lama yang rusak dan ditemukan setelah dibiarkan 'mati di air'. Anduril menekankan bahwa Dive-LD mampu beroperasi hingga 10 hari dalam kondisi sulit dan merupakan wahana uji coba untuk pengembangan Ghost Shark baru milik Australia. Drone ini termasuk dalam generasi baru drone militer yang dirancang untuk beroperasi lama dengan sedikit campur tangan manusia. Pada 2011, Iran berhasil menangkap dan merekayasa balik drone pengintai RQ-170 Sentinel AS, yang kemudian diluncurkan dalam versi produksi in-house yang mirip.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 13.57
Donald Trump Tegaskan AS tidak Upayakan Perundingan dengan Iran
VOI · 10 September 2026 pukul 12.00
Presiden Trump Sebut AS akan Memenangkan Perang Iran, Selat Hormuz Menjadi Selat Trump
VOI · 10 September 2026 pukul 11.00
Presiden Trump Memperkirakan Perang Iran akan Berakhir Setelah Pemilihan AS
VOI · 10 September 2026 pukul 06.00
Iran akan Menjatuhkan Sanksi Maritim Terhadap Kapal yang Memasuki Zona Baru Tanpa Izin
Berita terkait
IRGC Klaim Balon Pengintai Aerostat AS Hancur Akibat Serangan Drone di Irak
VOI · 7 September 2026 pukul 09.35
370 Jet Tempur dan Drone Milik AS Ditembak Jatuh Militer Iran, Kerugian Capai Rp17,4 Triliun
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 15.48
Balas Dendam Berlanjut, Iran Merudal Pangkalan AS di Kuwait
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 13.23
Mojtaba Khamenei Ungkap Iran Siapkan Pelajaran Tak Terlupakan untuk AS
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 10.31