Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ismail Ould Terpilih Jadi Sekjen OKI, Saudi Tegaskan Pentingnya Reformasi

Ismail Ould Cheikh Ahmed dari Mauritania terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dalam Sesi Luar Biasa ke-23 Dewan Menteri Luar Negeri di Jeddah, Arab Saudi, pada 27 Agustus 2026. Ia menggantikan Hissein Brahim Taha dari Chad. Dalam pidatonya, Ismail menyatakan penghormatan terbesar atas kepercayaan ini, sekaligus berkomitmen memperkuat posisi OKI dalam mengawal isu Palestina, memimpin reformasi kelembagaan, dan melawan Islamofobia. Dukungan penuh juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan, yang menekankan pentingnya reformasi serius agar OKI lebih efisien dan efektif dalam menghadapi krisis global.

Ismail Ould Cheikh Ahmed, diplomat senior berusia 66 tahun, membawa pengalaman lebih dari tiga dekade di tingkat nasional dan internasional. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Mauritania (2018–2022) dan menduduki berbagai posisi strategis di PBB, termasuk Utusan Khusus PBB untuk Yaman. Dengan latar belakang ini, ia diharapkan mampu memimpin OKI menuju perubahan nyata demi kepentingan umat muslim global.

OKI terdiri dari 57 negara yang tersebar di empat benua—Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Selatan—dengan mayoritas penduduk beragama Islam atau memiliki populasi Muslim yang signifikan. Organisasi ini mewakili sekitar 2 miliar jiwa, atau hampir seperempat dari total populasi dunia, sehingga perannya dalam menjawab isu-isu global sangat penting.

Berita terkait