Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Inggris Kritik Netanyahu Soal Komentar 'Republik Islam Inggris'

Pemerintah Inggris mengecam keras komentar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut Inggris sebagai 'Republik Islam Inggris' dalam wawancara podcast militer pada 13 Agustus 2026. Netanyahu menyindir sikap Inggris terhadap Israel dan merujuk klaim bahwa Inggris bisa menjadi negara Islam pertama dengan senjata nuklir, narasi yang sebelumnya disampaikan Wakil Presiden AS JD Vance di Konferensi Keamanan Munich 2024. Juru bicara pemerintah Inggris menyatakan komentar tersebut 'sama sekali tidak dapat diterima' dan telah menyampaikan penolakan kepada pemerintah Israel. Sebelumnya, Netanyahu juga mengaitkan dukungan sejarah Winston Churchill terhadap Israel pada Perang Arab-Israel 1967 untuk mempertanyakan dukungan Inggris saat ini. Pemerintah Israel mencoba meredam kritik dengan menyatakan bahwa Netanyahu hanya mengutip pernyataan Vance. Kekerasan retorika ini mencerminkan narasi Islamofobia dari kelompok sayap kanan ekstrem di Barat. Hubungan Inggris-Israel tegang setelah Inggris mengakui negara Palestina tahun 2025, sebuah langkah yang menuhukan Israel. PM baru Inggris Andy Burnham juga mengkritik kebijakan pendahulunya terkait tekanan yang dianggap lemah terhadap serangan Israel di Jalur Gaza.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait