ISPA di Pandeglang Naik Imbas Abu Anak Krakatau, Terkini Ada 2.107 Kasus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan Pandeglang mencatat peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga mencapai 2.107 orang pada pekan ke-35. Lonjakan ini dipicu oleh sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang turun di wilayah Pandeglang selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Selain abu vulkanik, kualitas udara yang buruk dan virus juga menjadi penyebab utama tingginya angka penderita.
Kelompok yang paling rentan terdampak adalah anak-anak dan lansia, meskipun orang dewasa juga mengalami gejala serupa. ISPA saat ini masuk dalam daftar 10 penyakit terbanyak di Puskesmas setempat. Warga diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari paparan polusi udara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 9 September 2026 pukul 13.48
Polda Banten Siapkan Pos Antemortem soal 5 Wartawan Peliput Anak Krakatau Hilang
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 11.15
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Korem 051 Wijayakarta Bagikan Masker ke Warga
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 16.46
Waspada Abu Vulkanik, Dude Harlino Batasi Aktivitas Anak hingga Terapkan Sekolah Online
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.08
BNPB imbau warga di tiga wilayah terdampak Gunung Anak Krakatau gunakan masker
Berita terkait
ISPA di Banten Melonjak Akibat Erupsi Anak Krakatau, Kini Capai 4.500 Kasus
Detik.com · 9 September 2026 pukul 16.13
5 Jurnalis Hilang Kontak Sempat Dikira Nginap di Pulau dekat Anak Krakatau
Detik.com · 9 September 2026 pukul 14.18
Anak Krakatau Erupsi Lagi, PJJ di Pandeglang Diperpanjang hingga Jumat
Detik.com · 9 September 2026 pukul 14.09
Abu Anak Krakatau Masih Terasa, Kenneth DPRD DKI Bagikan 100 Dus Masker Gratis
Detik.com · 9 September 2026 pukul 00.31