ISPA di Banten Melonjak Akibat Erupsi Anak Krakatau, Kini Capai 4.500 Kasus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Banten mencatat lonjakan kasus ISPA akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kasus meningkat 2,5 kali lipat dari rata-rata 2.000 menjadi sekitar 4.500 orang. Abu vulkanik menjadi pemicu utama. Gubernur Andra Soni meminta Dinas Lingkungan Hidup melakukan uji mutu udara serta memperpanjang PJJ hingga Jumat (11/9). Anak Krakatau berstatus Siaga (Level III) sejak 2 Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.30
Bisnis Hotel Anyer Terdampak Letusan Krakatau, Begini Cerita Pengusaha
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.56
Potensi Erupsi gunung Anak Krakatau masih Tinggi
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 14.35
Krakatau Meletus Bisa Picu Gempa? Ini Penjelasan Pakar Bencana
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 14.14
Hari kedua operasi SAR jurnalis hilang kontak di Selat Sunda
Berita terkait
Anak Krakatau Masih Erupsi, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai Jumat
Detik.com · 9 September 2026 pukul 06.36
Cerita Warga Banten Alami Gempa Kecil saat Erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 17.24
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kepung Banten, Debu Selimuti Mobil dan Motor
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 09.53
ISPA di Pandeglang Naik Imbas Abu Anak Krakatau, Terkini Ada 2.107 Kasus
Detik.com · 9 September 2026 pukul 15.28