ISPA hingga Rabies Banyak Ditemukan Pascagempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit paling banyak ditemukan pascagempa di NTT dengan 9.668 kasus di 7 kabupaten terdampak. Kemenkes catat 35 kasus rabies di Nagekeo, semua telah divaksinasi. Korban meninggal 105 orang, 1.287 luka ringan, 385 luka berat, dan 185.131 pengungsi. Kabut asap karhutla memperparah kasus ISPA, menambah lonjakan 400 ribu per minggu. Dinkes kirim 206 relawan kesehatan serta 90 nakes untuk menangani 14 hari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.20
Pemerintah Diminta Bergerak Cepat Menjangkau Seluruh Warga Pascagempa NTT
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 13.05
Kemenkes: 105 Orang Tewas, 1.672 Luka-luka Akibat Gempa di NTT
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.49
Gegara Karhutla, Kasus ISPA Meningkat 10%
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.55
Pertamina Peduli Dirikan Posko Medis Gratis 24 Jam di Reok NTT
Berita terkait
Remaja Bobol Rumah Warga Pascagempa NTT, Terancam 7 Tahun Penjara
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.16
Pemulihan Infrastruktur Nagekeo Dipercepat, Fasilitas Publik Jadi Prioritas
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 21.59
Prabowo Evaluasi Penanganan Karhutla Kalimantan dan Pemulihan Pascagempa NTT
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.39
30 Gedung RSUD Ende Diperiksa Pascagempa, 28 Dinyatakan Bisa Digunakan Kembali
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 23.43