Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Tewaskan 7 Orang

Serangan militer Israel kembali menghantam wilayah Lebanon bagian selatan pada Sabtu (15/8) dini hari, menewaskan tujuh orang dan melukai tiga orang lainnya. Serangan ini dilancarkan oleh sejumlah pesawat tempur Israel yang menargetkan sebuah rumah di pinggiran desa Ansar, menghancurkan bangunan tersebut. Tim penyelamat sedang mengevakuasi puing-puing dan membawa para korban ke rumah sakit. Ini menjadi korban jiwa terbanyak sejak kesepakatan Juni lalu yang sempat meredakan ketegangan antara Israel dan Hizbullah.

Selain serangan di Ansar, Israel juga melancarkan serangkaian serangan udara yang menargetkan punggung bukit Ali al-Taher, sebuah area strategis di wilayah Nabatieh. Militer Israel menyatakan bahwa para petempur Hizbullah bersembunyi di dalam infrastruktur teror bawah tanah di kawasan tersebut. Lembah di antara Ansar dan Zarariyeh juga menjadi target serangan, yang merupakan serangan pertama yang menjangkau wilayah sedalam itu sejak gencatan senjata dua bulan lalu.

Konflik antara Israel dan Hizbullah telah berlangsung sejak awal Maret, ketika Hizbullah melancarkan serangan roket ke Israel sebagai dukungan untuk Iran. Israel menanggapi dengan serangan udara dan invasi darat, yang menurut otoritas Beirut telah menewaskan lebih dari 4.300 orang. Meskipun tingkat kekerasan menurun sejak kesepakatan Juni yang dicapai dengan mediasi AS, serangan sporadis dari Israel masih terjadi dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan besar di wilayah selatan Lebanon.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait