Netanyahu Ancam Balas Musuh Israel: Kalian Akan Terima Pukulan Jauh Lebih Berat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan akan tindakan balasan yang lebih keras terhadap musuh-musuh Israel jika mereka melancarkan serangan, sambil memuji penghancuran jaringan terowongan Hizbullah di Lebanon selatan. Dalam video resminya, Netanyahu menyatakan penghancuran posisi Hizbullah di punggung bukit Beaufort dan Ali al-Taher sebagai "kemenangan besar" dan berjanji terus menghancurkan infrastruktur teroris.
Israel baru-baru ini meledakkan jaringan terowongan luas di bawah punggung bukit Ali al-Taher, yang menurut pihak Israel digunakan Hizbullah sebagai pusat komando, tempat tinggal, dan persimpanan senjata untuk serangan ke wilayah utara Israel. Ledakan tersebut, yang tercatat oleh USGS setara dengan gempa magnitudo 4,1, terjadi seminggu setelah pasukan Israel mengklaim menguasai dataran tinggi strategis tersebut dalam upaya memperkuat kendali atas "zona keamanan" di Lebanon selatan.
Israel menyatakan jaringan terowongan itu dibangun selama dua dekade dengan dukungan Iran, yang juga diduga mendukung Hamas di Jalur Gaza. Konflik ini bermula ketika Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran pada akhir Februari, yang kemudian mendorong Hizbullah untuk menyerang Israel sebagai bentuk solidaritas. Meskipun perjanjian kerangka kerja AS pada akhir Juni mencakup pelucutan senjata dan penarikan bertahap pasukan Israel, serangan terus berlanjut di Lebanon selatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 13.20
Israel Kuasai Gunung Hermon Suriah, Mengapa Negara-negara Arab Murka?
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 11.50
Skandal Lama Perselingkuhan Netanyahu Disorot, Mantan Bicara
Berita terkait
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Tewaskan 7 Orang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.40
2 Tentaranya Tewas, Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.36
Perundingan Israel-Libanon di Roma Ditunda hingga Oktober 2026
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 14.41
Israel Ledakan 1.100 Ton Bom di Negara Arab Ini, Picu Gempa M 4,1
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.10