Isu Liar Xi Jinping Pingsan hingga Stroke di KTT BRICS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Isu liar mengenai Presiden China Xi Jinping yang diduga pingsan dan mengalami stroke sempat beredar di media sosial saat KTT BRICS di India. Spekulasi ini dilontarkan oleh Xie Wanjun, aktivis politik China yang kabur ke AS dan dinyatakan sebagai kelompok terlarang oleh Beijing. Xie mengklaim Xi harus kembali ke Beijing untuk perawatan medis darurat di Rumah Sakun 301 dan sempat dirawat di ICU. Namun, klaim ini belum diverifikasi secara independen dan ditandai sebagai tidak akurat oleh fitur community note di platform X. Pemerintah China belum memberikan tanggapan resmi terkait rumor ini.
Kunjungan Xi ke India yang hanya berlangsung 24 jam sempat memicu pertanyaan, terutama karena ia meninggalkan KTT lebih awal dan tidak menghadiri jamuan makan malam resmi PM India Narendra Modi. Beijing menyatakan Xi kembali ke hotel untuk beristirahat setelah hari yang sibuk, tanpa memberikan detail kesehatan.
Momen mencurigakan terjadi saat PM Modi memberikan pidoto pembukaan, terlihat ia menoleh ke arah delegasi China dan bertanya apakah semuanya baik-baik saja. Xi tampak menanggapi sebelum Modi melanjutkan pidatonya. Hingga kini, tidak ada konfirmasi resmi mengenai kondisi kesehatan Xi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.17
Titip Ancaman untuk Trump? Menlu Iran Datang ke China Jelang Xi Jinping ke AS
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 18.19
Xi Jinping Ajak Negara Berkembang Ubah Arsitektur Sistem Keuangan
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.47
Rahasia Umur Panjang Kakek 106 Tahun di China: Jadwal Tidur Terbalik dan Sabar Hadapi Istri
Berita terkait
Heboh Rumor Xi Jinping Pingsan di KTT BRICS
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.33
Presiden Afsel Jatuh Sakit Usai Hadiri KTT BRICS di India
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.04
Apa Hasil KTT BRICS di India? Ini Kata Xi Jinping-Putin hingga Prabowo
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.00
Palestina Sambut Deklarasi BRICS, Desak Dunia Hentikan Israel
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.02