Jaga Musim Tanam, KemenPU Perkuat Pasokan Air untuk 3.330 Ha Sawah di Jatim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menindaklanjuti kebutuhan pengairan untuk 3.330 hektare lahan pertanian di Jawa Timur yang terdampak kemarau panjang atau El Nino. Upaya mencakup pengerahan pompa, penyediaan sumur bor, dan normalisasi saluran irigasi. Berdasarkan data BBWS Brantas per 3 Oktober 2026, 2.592 hektare membutuhkan pasokan air untuk produktivitas tanaman serta 738 hektare lainnya untuk pelaksanaan musim tanam. Intervensi dilakukan di beberapa desa seperti Pamorah (Bangkalan) dengan pembaikan dua pompa 175 liter per detik, Ngadisuko (Trenggalek) dengan pompa turbin 30 liter per detik, Bangunmulyo (Tulungagung) serta pengeboran sumur bor di Balongdowo (Sidoarjo) karena debit Dam Ngaban menurun. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya menjaga produktivitas petani meski dalam kondisi kekeringan.
Bagikan
Berita terkait
Dikepung Karhutla dan Kemarau, Kasus ISPA Jatim Tembus 200 Ribu
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 22.30
Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Paiton Resmi Beroperasi, Gratis 14 Hari
JawaPos · 30 September 2026 pukul 16.15
Tol Probolinggo-Banyuwangi Dibuka Gratis 14 Hari, Warga Bisa Coba Mulai Hari Ini
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 06.52
Jatim Masuk Puncak Kemarau, BMKG Prediksi Hujan Mulai Desember 2026
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.02