Jakarta Catatkan Inflasi Terendah Daerah Ke-2 di Pulau Jawa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Inflasi di DKI Jakarta tercatat sebesar 2,5% hingga akhir bulan kemarin, menjadikannya daerah dengan inflasi terendah kedua di Pulau Jawa. Angka ini lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 2,88%. Faktor utama penurunan inflasi adalah deflasi pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, yang mencapai -1,07% (month-to-month) pada Juli 2026, lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya sebesar -0,09%. Meningkatnya pasokan pangan, terutama komoditas hortikultura dan protein hewani, menjadi penyebab utama deflasi ini. Capaian ini didukung oleh sinergi pengendalian inflasi yang erat antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan, sehingga inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.41
RI Deflasi pada Juli 2026, Bos BI Sebut Efek Harga Pangan Merosot
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.03
Video: Mencari Pengganti Perry Warjiyo, DPR Sebut Kriteria Gubernur BI
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.34
BI Proyeksi Ekonomi RI Bisa Tumbuh hingga 5,7% di 2026
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.25
Hore! Pemerintah Tebar Paket Insentif Ekonomi di Semester II-2026
Berita terkait
Terendah di Jawa, Jakarta Catatkan Inflasi 0,15% di Agustus 2026
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 18.29
Inflasi Pangan Naik, Destry: Jadi Pekerjaan Rumah Bersama
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 22.00
Destry Damayanti Akan Temui Prabowo 5 Agustus, Bahas Apa?
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 11.24
BI Sebut Inflasi September 2026 Tetap Terjaga
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.17