Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jalan Panjang Desentralisasi

Perekonomian Indonesia pada semester I-2026 tumbuh 5,45% dibandingkan semester I-2025, dengan PDB Rp6,552,1 triliun pada triwulan II-2026. Namun, ketimpangan masih tinggi. Gini Ratio pada Maret 2026 mencapai 0,368, dengan 40% penduduk berpendapatan terendah hanya menikmati 19,22% pengeluaran total. Ketimpangan lebih kuat di perkotaan (Gini 0,387) dibanding perdesaan (0,296). Pulau Jawa menyumbang 56,47% perekonomian nasional pada triwulan II-2026. Tingkat kemiskinan nasional turun menjadi 8,25% (23,36 juta orang), namun kemiskinan perdesaan 10,72% lebih tinggi daripada perkotaan (6,60%). Antarprovinsi, Jawa Barat memiliki kemiskinan 6,78% sementara NTT mencapai 17,50%. Ketimpangan tidak hanya dari kekayaan vs kemiskinan, tetapi juga ruang lahir, tumbuh, dan bekerja.

Berita terkait