Jam Menolak Tua, Gen Z Memberi Kesempatan Kedua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di Jalan Batu Tulis Raya, Jakarta Pusat, toko-toko jam vintage menjadi sorotan baru generasi muda, khususnya Gen Z. Toko Jam Amiaw, yang dikelola oleh Kelvin (27), generasi kedua dari keluarga yang berkecimpung di dunia jam sejak 1978, menjadi salah satu tujuan para pemburu jam lawas. Toko ini tidak hanya menjual, tetapi juga fokus pada perbaikan dan perawatan jam, sehingga memberi kehidupan kembali pada arloji yang sudah berumur. Koleksi yang tersedia kebanyakan berasal dari jam vintage dari era 1950-an hingga 1970-an, yang dipilih karena nilai klasik dan karakteristiknya yang tidak mudah pudar.
Para pembeli muda datang dengan berbagai alasan, mulai dari pengaruh hobi orang tua hingga ingin membeli jam pertama setelah mencapai pencapaian hidup. Model yang dicari tidak selalu dari merek mewah; banyak yang mencari Seiko atau Technos dengan harga di kisaran Rp800 ribu hingga Rp3 juta. Bagi mereka, jam vintage bukan hanya aksesoris, tetapi juga benda yang sudah memiliki cerita sebelumnya.
Media sosial, khususnya Instagram, berperan penting dalam menghubungkan pembeli muda dengan toko fisik. Foto jam dapat dengan mudah ditemukan, sehingga memperluas jangkauan pasar. Namun, pengalaman langsung di Batu Tulis tetap disukai untuk melihat dan merasakan barang. Industri jam juga merespons tren ini, seperti CASIO yang meluncurkan lini vintage dengan sentuhan modern seperti Bluetooth dan step tracker.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.24
Beda Pandangan Politik, Harus Cut Off? Dilema Gen Z Hadapi Perbedaan
Berita terkait
Gen Z Kompak Tinggalkan Smartphone, Kompak Pindah ke Penggantinya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.45
Review Infinix Hot 70, Ponsel Baterai Gede untuk Gen Z yang Aktif
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 16.45
Bukan TikTok dan Instagram, Ternyata Ini Aplikasi Favorit Gen Z
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 07.05
Tokoh Pemuda Jakbar Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos dan Hindari Penyebaran Hoaks
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 00.00