Jawa Barat Jadi Percontohan Program Pengurangan Sampah Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jawa Barat terpilih menjadi proyek percontohan program pengurangan susut dan sampah pangan (Food Loss and Waste/FLW) melalui peluncuran Rencana Aksi Daerah Ekonomi Sirkular dan Program FLOWER 2025-2045. Inisiatif hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian PPN/Bappenas, dan Global Green Growth Institute (GGGI) ini bertujuan menekan limbah pangan serta mendorong ekonomi sirkular dari tahap produksi hingga konsumsi.
Pemilihan Jawa Barat didasari oleh tantangan besar, di mana susut pangan mencapai 47,79% dari total FLW provinsi. Kawasan Bandung Raya sendiri menyumbang 1,5 juta ton sisa pangan per tahun. Selain itu, sampah makanan mendominasi 45-50% beban TPA, termasuk TPA Sarimukti yang hampir penuh. Program ini diharapkan menjadi model bagi provinsi lain dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.14
Data Center Rp3,5 Triliun Disorot, Kebutuhan Air Capai 33 Ribu Meter Kubik per Hari
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 10.25
Ini Proyek Data Center AI BDx di Jatiluhur yang Disetop Anak Buah KDM
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 04.12
Menteri LH Jumhur Tanam Pohon di Dusun Bambu, Dorong Ekowisata Penggerak Ekonomi
Berita terkait
23 Ribu Siswa di Jabar Jadi Sasaran Program Bijak Jajan Cinta Bumi 2026
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 17.13
Collection Point di MTsN 36 Jakbar Dorong Ekonomi Sirkular dari Sekolah
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 13.07
Kelola Limbah Elektronik dari Kampus, XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 21.34
Wamenko Pangan: Pengelolaan Lingkungan Bukan Biaya, tapi Investasi
Detik.com · 14 September 2026 pukul 14.33