Jejak Sowan Gus Salam Menjemput Restu Ulama Jelang Muktamar ke-35 NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) memperkuat komunikasi dengan para ulama, pengasuh pesantren, dan struktur NU sebelum mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Ia menjalani tradisi silaturahmi mulai dari keluarga besar Bani Bishri Syansuri di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang, yang dulu menjadi pendiri NU. Restu dari keluarga besar menjadi pijakan penting bagi Gus Salam untuk melanjutkan ikhtiarnya. Ia kemudian berkontak dengan kiai di Pondok Pesantren Lirboyo, Al-Falah Ploso, serta para ulama sepuas di Jawa Timur dan Kediri. Gus Salam menekankan bahwa maju bukan untuk jabatan, melainkan untuk khidmah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.00
Gus Salam Dapat Restu 3 Poros Pesantren Besar untuk Maju Jadi Ketum PBNU
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 22.44
Kiai Musta’in Syafi’i: Muktamirin Perlu Diseleksi, Diskualifikasi yang Curang
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.42
Kiai Sepuh Tebuireng: Politik Uang Menjelang Muktamar Ke-35 NU Bukan Lagi Isu
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 19.37
Jelang Muktamar, Ketua PWNU DKI Soroti Potensi Money Politics & Sedekah Politik
Berita terkait
Presiden dijadwalkan buka Muktamar ke-35 NU di Jombang
ANTARA News · 10 Agustus 2026 pukul 20.00
Gus Ipul Cek Langsung Kesiapan Tambakberas Sambut Peserta Muktamar NU
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.14
Muktamar NU Harus Lahirkan Ketua Umum yang Berintegritas
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 15.36
Dapat Restu 3 Pesantren Besar, Gus Salam Siap Jadi Ketum PBNU Periode 2026-2031
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 16.34