Jejak Sowan Gus Salam Menjemput Restu Ulama Jelang Muktamar ke-35 NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) memperkuat komunikasi dengan para ulama, pengasuh pesantren, dan struktur NU sebelum mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Ia menjalani tradisi silaturahmi mulai dari keluarga besar Bani Bishri Syansuri di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang, yang dulu menjadi pendiri NU. Restu dari keluarga besar menjadi pijakan penting bagi Gus Salam untuk melanjutkan ikhtiarnya. Ia kemudian berkontak dengan kiai di Pondok Pesantren Lirboyo, Al-Falah Ploso, serta para ulama sepuas di Jawa Timur dan Kediri. Gus Salam menekankan bahwa maju bukan untuk jabatan, melainkan untuk khidmah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.00
Gus Salam Dapat Restu 3 Poros Pesantren Besar untuk Maju Jadi Ketum PBNU
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 17.46
Gus Lilur Serukan Tolak LPj PBNU, Minta Muktamirin Muktamar ke-35 NU Objektif
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 22.37
Tinjau Ponpes Tambakberas, Gus Ipul Pastikan Persiapan Muktamar ke-35 NU Sudah Tembus 85 Persen
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 20.24
Gus Ipul Respons Ma’ruf Amin soal AHWA: Sudah Dilakukan 2 Muktamar Terakhir
Berita terkait
Muktamar ke-35 NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Djazuli Teratas
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 20.22
Gus Salam Sebut Muktamar ke-35 NU Diwarnai Dugaan Kekerasan Panitia ke Peserta
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 18.27
Muktamar NU ke-35: Mampukah Menjadikan Pesantren sebagai Kompas Abad Kedua?
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 07.13
NU Kekuatan Islam Indonesia
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.10