Gus Lilur Serukan Tolak LPj PBNU, Minta Muktamirin Muktamar ke-35 NU Objektif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gus Lilur (Khalilur R. Abdullah Sahlawiy), tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), mengajak muktamirin untuk menolak Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pengurus Besar NU (PBNU) secara objektif. Ia menegaskan hal ini bukan sebagai bentuk permusuhan, melainkan agar LPj diperlakukan sebagai instrumen nyata untuk menilai pelaksanaan mandat organisasi. Menurutnya, LPj tidak boleh hanya menjadi formalitas dalam Muktamar. Jika ada persoalan mendasar yang belum terjawab, muktamirin berhak mempertanyakkan atau menolak LPj tersebut. Gerakan ini muncul menjelang Muktamar ke-35 NU yang akan dilaksanakan di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026. Gus Lilur juga menyoroti konflik internal PBNU yang pernah terbuka ke publik akhir 2025, seperti saling pecat dan klaim kewenangan antarpimpinan. Ia menekankan bahwa warga NU di akar rumput tidak ingin melihat konflik elite, melainkan menginginkan organisasi yang memberi teladan tentang persaudaraan, musyawarah, dan kedamaian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.29
Menjelang Muktamar Ke-35 NU, Gus Lilur Serukan GERBANG TOLL PBNU
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.07
Forum Ulama Nahdliyyin Serukan Perubahan Kepemimpinan PBNU Jelang Muktamar ke-35
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 21.33
H-5 Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Optimistis Raih 60% Pemilik Suara
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.07
Gus Ipul Sebut Banyak Hoaks dan Fitnah Jelang Muktamar ke-35 NU
Berita terkait
Gus Lilur Kritik Dugaan Peredaran Uang Rp 401 Miliar di Muktamar ke-35 NU
JawaPos · 27 September 2026 pukul 22.15
Debat Muktamar
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 07.52
Kritik Hasil Muktamar ke-35 NU, Gus Lilur: Mereka Bukan Menang, Tapi Dimenangkan
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 22.15
Cak Imin Soal Muktamar NU: Jangan Mengulangi yang Salah, yang Salah, yang Salah
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 10.49