Jelang Musim Tanam, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lahan Sawah di Aceh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satgas PRR Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan 57.410 hektare sawah di Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi. Dari total area, 27.483 hektare rusak ringan, 13.404 hektare rusak sedang, 16.283 hektare rusak berat, dan 125,2 hektare hilang. Hingga Agustus 2026, 6.706 hektare lahan rusak ringan telah dioptimalisasi, 4.393 hektare lahan rusak sedang direhabilitasi, dan 39.409 hektare (75 persen) telah selesai survei dan desain (SID). Di Aceh Utara, lahan rusak berat sekitar 4.679 hektare memerlukan penelitian mendalam akibat lumpur 1,5-2 meter dan perubahan struktur tanah. Realisasi keuangan mencapai Rp 253,5 miliar dari Rp 515,2 miliar, mendukung optimalisasi 26.177 hektare benih padi. FGD di Banda Aceh menjadi platform penyelarasan antara Kementerian Pertanian, PU, TNI, perguruan tinggi, dan kelompok tani untuk mempercepat pemulihan sebelum musim tanam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 15.53
Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.45
Kementan Percepat Pencairan Dana Pemulihan Sektor Pertanian Aceh
Berita terkait
Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.30
Satgas PRR Pulihkan Tambak dan Kebun Kopi untuk Percepat Laju Ekonomi Aceh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 17.31
Kinerja Satgas PRR Aceh dan Upaya Nyata Pulihkan Tanah Rencong
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 07.30
Rp 231 Miliar Tersalurkan untuk Pemulihan Pertanian Pascabencana di Aceh
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 21.28