Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jenazah Sutrimo Langsung Dimakamkan Malam Hari Setiba di Banyumas

Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di depan klinik kecantikan Mordent di Jakarta Selatan dan dinyatakan meninggal. Ia adalah perantau yang pulang ke kampung halamannya di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sekitar seminggu sebelum kejadian. Tetangga mengatakan Sutrimo jarang berada di rumah karena bekerja sebagai perantau, dan mereka melihat kedatangannya namun tidak melihatnya pergi lagi.

Jenazah dibawa dengan ambulans ke Banyumas sekitar pukul 22.00 WIB dan dimakamkan di pemakaman sekitar 1 kilometer dari rumahnya setelah disalatkan. Hampir seluruh warga menghadiri pemakaman, yang berlangsung cepat pada malam itu setelah berita kematiannya menyebar. Seorang warga menjelaskan bahwa kematian Sutrimo diketahui pada Kamis sekitar pukul 09.00 WIB, dan proses pemakaman berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB, dengan hampir semua penduduk setempat ikut serta.

Warga mengenal Sutrimo secara samar; usianya sekitar 40 tahun lebih sedikit, dan ia jarang berada di rumah karena merantau. Artikel ini hanya melaporkan fakta kematian, pemulangan jenazah, dan proses pemakaman di kampung halamannya.

Berita terkait