JK tegaskan 21 tahun perdamaian Aceh momentum bangun kesejahteraan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 sekaligus Tokoh Perdamaian Aceh, Jusuf Kalla (JK), mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan momentum peringatan 21 tahun perdamaian Aceh untuk memperkuat pembangunan daerah. JK menegaskan bahwa Aceh yang sebelumnya didera konflik berkepanjangan selama puluhan tahun kini telah berhasil beralih menuju fase pembangunan berkelanjutan guna mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang jauh lebih adil dan sejahtera.
JK berharap para pemimpin di Aceh terus menaruh fokus utama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan pembangunan. Menurutnya, konflik besar di masa lampau dipicu oleh rasa ketidakadilan masyarakat, khususnya terkait ketimpangan nyata antara melimpahnya kekayaan sumber daya alam Aceh dengan hasil pembangunan yang mereka rasakan secara langsung saat itu.
Lebih lanjut, mantan wakil presiden tersebut menekankan bahwa pengalaman Aceh harus menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dalam menghadirkan keadilan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia. Menutup keterangannya, JK turut menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan masyarakat Aceh atas komitmen menjaga perdamaian yang menjadi fondasi utama kemajuan masa depan.
Bagikan
Berita terkait
Putri Papua Jadi Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.51
Jusuf Kalla: Rakyat Aceh Selalu Ingin Damai
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.25
21 Tahun Damai Aceh Ternoda Kericuhan, JK Sebut Ada Pihak yang Tidak Senang
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 01.00
21 Tahun Damai Aceh Ternoda Kericuhan, JK Singgung Ada Pihak yang Tidak Senang
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 01.00