Jokowi Buka Suara Posisi Duduk Presiden dan Wapres saat Sidang Kabinet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971036/original/026235200_1729094030-IMG-20241016-WA0343.jpg)
Presiden ke-7 Joko Widodo memberikan penjelasan mengenai posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara pada 20 Juli. Sorotan muncul karena Gibran duduk sejajar dengan jajaran menteri dan menteri koordinator, bukan berdampingan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini memicu diskusi publik karena berbeda dari ekspektasi sebagian pihak.
Menanggapi hal itu, Jokowi pada 12 Agustus di kediamannya di Solo menegaskan bahwa pengaturan tempat duduk mengikuti ketentuan keprotokolan yang berlaku. Ia menyarankan untuk merujuk pada regulasi yang ada dan membantah kabar tentang merenggangnya hubungan antara Prabowo dan Gibran, memastikan tidak ada dampak pada relasi kedua pemimpin.
Terpisah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa penataan tempat duduk tersebut murni karena kebutuhan teknis. Penjelasan ini diharapkan dapat meredakan spekulasi yang berkembang di masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.25
Pemerintah Dibilang Gak Becus, Prabowo: Menteri Saya Kerja Keras sampai Pingsan!
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.30
21 Bulan Berkuasa, Prabowo Blak-blakan: Belum Semua Janji Terpenuhi
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 22.51
Sugiono: Sekjen Partai Koalisi Kumpul Jelang HUT RI, Momentum Perkuat Gotong Royong
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.43
Megawati Tak Masuk Kabinet, Gerindra Bilang Rasa Kekeluargaan Tak Hilang
Berita terkait
PAN, PKB dan Demokrat Jadi Target Utama Deklarasi Jokowi usai Gabung PSI
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 08.20
Seleksi Menteri Kacau, Kepala Staf Presiden Mengundurkan Diri
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.10
Suahasil Pastikan Pelantika Pejabat Era Purbaya Tetap Sah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 12.30
Ketum GCP: Saya Mendukung Prabowo Bukan untuk Cari Jabatan
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 17.04