Pemerintah Dibilang Gak Becus, Prabowo: Menteri Saya Kerja Keras sampai Pingsan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto membela kinerja pemerintahnya dengan menyebut telah mengambil 121 kebijakan transformasi selama 663 hari menjabat, atau rata-rata satu kebijakan setiap lima hari. Ia menekankan bahwa beberapa masalah negara telah bertahun-tahun belum terselesaikan. Prabowo juga mengungkapkan bahwa para menterinya bekerja sangat keras hingga ada yang mengalami masalah kesehatan seperti masuk rumah sakit, operasi, dan pingsan. Meski mengapresiasi kerja keras kabinet, Prabowo bercanda bahwa akan memberikan lebih banyak waktu istirahat di sisa masa jabatannya, namun para menteri merespons dengan sindiran bahwa janji itu hanya janji. Di sisi ekonomi, Prabowo optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6% pada akhir 2026. Data menunjukkan kuartal I-2026 tumbuh 5,61% dan kumulatif semester I-2026 sebesar 5,45%, angka tertinggi dalam 13 tahun. Realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp1.931 triliun dengan penciptaan 2,7 juta lapangan kerja, dan semester I-2026 Rp1.010 triliun dengan 1,4 juta lapangan kerja. Prabowo menegaskan bahwa tujuan akhir pemerintah adalah kesejahteraan rakyat, bukan hanya pertumbuhan dan investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 11.05
Prabowo: Pertumbuhan ekonomi-investasi bukan tujuan akhir pembangunan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.00
BUMN Dirampingkan, Prabowo Targetkan Hemat Rp70 Triliun di Akhir 2026
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 10.47
Prabowo Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 6 Persen
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.29
F-PKB MPR Kawal Investasi agar Manfaatnya Dirasakan Rakyat
Berita terkait
Kriteria Gubernur BI Baru versi Istana: Wajib 'Merah Putih'
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.53
81 Tahun RI Merdeka, Buruh Masih Dihantui PHK dan Sulit Cari Kerja
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.45
Merdeka! Ahmad Luthfi: Semangat Kemerdekaan Harus Berbuah Kesejahteraan bagi Rakyat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.02
Gawat, Cadangan Emas RI Mengkhawatirkan, Kalah Jauh dari Negara Lain
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.08