Jumlah Affiliator Masih Kecil, Bisnis Affiliate Indonesia Dinilai Punya Peluang Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bisnis affiliate marketing di Indonesia masih berada pada tahap awal dengan jumlah affiliator kurang dari dua juta orang dari populasi 280 juta. CEO DIGIMARU Michael Sugiharto menilai peluang berkembang besar dalam lima hingga 10 tahun ke depan, mirip dengan perkembangan di China yang telah mengadopsi model perusahaan khusus untuk affiliate. Dalam perjalanan ke China, Michael dan Andri Firmansyah menyaksikan sejumlah perusahaan besar, termasuk penerbangan, telah membangun akun affiliate sendiri untuk memanfaatkan pramugara sebagai mitra penjualan. Dengan 194 juta pengguna TikTok, pasar affiliate Indonesia masih berada di "blue ocean" dengan potensi ekspansi yang signifikan.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Sampaikan Duka Cita Atas Banjir Bandang di Nepal dan China
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 20.10
Korban Tewas dan Hilang Banjir Bandang di Nepal Bertambah, KBRI Dhaka dan Beijing Pantau Kondisi WNI
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
China Minta Indonesia Dukung WAICO di Tengah Persaingan AI dengan AS
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 08.30
Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 22.30