Jumlah Kematian Akibat Ebola di Republik Demokratik Kongo Tembus 2.800 Jiwa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wabah virus Ebola di Republik Demokratik Kongo telah menyebabkan lebih dari 2.800 kematian, dengan total kasus terkonfirmasi mencapai 5.945 orang di enam provinsi, menurut data Kementerian Kesehatan. Wabah ini telah mempengaruhi 60 zona kesehatan sejak dinyatakan pada pertengahan Mei. Setidaknya 1.327 pasien telah sembuh, sementara 896 orang sedang dirawat atau dalam isolasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan galur virus Bundibugyo terus bermutasi dan menyebar, mencerminkan peningkatan substansial dalam skala wabah selama tiga bulan terakhir. Pemerintah telah meluncurkan kampanye vaksinasi yang menargetkan petugas kesehatan dan pekerja garda terdepan untuk membendengkol penyebaran virus. Dokter Richard Kitenge menekankan bahwa keberhasilan mengendalikan wabah sangat bergantung pada dukungan dan keterlibatan masyarakat, termasuk kepatuhan terhadap langkah-langkah pencegahan dan kerja sama dalam pelacakan kasus.
Bagikan
Berita terkait
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo Meningkat Secara Eksponensial
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 05.00
Ternyata Ditugaskan Prabowo, Budi Gunadi Sadikin Siap Maju sebagai Calon Dirjen WHO
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 02.30
Menkes Budi Gunadi soal Dicalonkan Jadi Dirjen WHO: Amanah dari Presiden
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 19.27
Menkes Mengaku Didorong Prabowo Masuk Bursa Calon Dirjen WHO
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.14