Jurang Si Kaya dan Miskin di Jakarta, Jawa Barat hingga Maluku Melebar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketimpangan ekonomi di Indonesia kembali melebar pada Maret 2026, dengan Gini ratio nasional mencapai 0,368, naik dari 0,363 pada September 2025. Meskipun masih lebih rendah dibandingkan sebagian besar periode sebelumnya, kenaikan ini menandakan tren ketimpangan yang tidak kunjung membesar. Di tingkat wilayah, ketimpangan tertinggi terdapat di daerah perkotaan dengan Gini ratio 0,387, sementara di perdesaan mencapai 0,296. DKI Jakarta kembali menjadi provinsi dengan ketimpangan tertinggi di Indonesia, dengan Gini ratio 0,435, diikuti oleh Jawa Barat (0,413) dan DI Yogyakarta (0,411). Sebaliknya, Kepulauan Bangka Belitung mencatat Gini ratio terendah sebesar 0,214. Dari 38 provinsi, 23 provinsi mengalami kenaikan Gini ratio pada Maret 2026 dibanding September 2025, sementara 12 provinsi lainnya mengalami penurunan, dan tiga provinsi tidak mengalami perubahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 07.05
Airlangga Respons soal Jurang Si Kaya dan Miskin Kian Melebar
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 08.30
Ekonomi Indonesia: Konduktor, Panglima dan Komando
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 10.01
Wuling New Cloud EV SE Hadir dengan Harga Lebih Terjangkau
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 14.47
Menkeu AS Klaim Jurang Kaya-Miskin Makin Menyempit, Faktanya Lebih Kompleks
Berita terkait
Menilik Koperasi Awards 2026, Ini Detail Gelaran Tahun Ini
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.03
Refleksi HUT ke-81 RI: Kelas Menengah Jungkir Balik Pikul Beban Berat
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.17
Kata Ekonom soal Kondisi Kesejahteraan di Indonesia
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 23.09
Tak Hanya Jadi Penghasil, Prabowo Targetkan Indonesia Ikut Tentukan Harga Komoditas Dunia
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 11.00