Kabar Kesehatan Mental Awak USS Abraham Lincoln yang 200 Hari Berlayar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Setelah berlayar selama sekitar 240 hari tanpa jeda panjang, kondisi kesehatan mental para awak kapal induk USS Abraham Lincoln menjadi perhatian. Laksamana Brad Cooper yang mengunjungi kapal pada 15 Agustus 2026 menyatakan bahwa kesejahteraan sekitar 5.000 personel menjadi prioritas. Berbagai kesulitan timbul akibat pengerahan berkepanjangan, termasuk tekanan psikologis dari tugas militer dan pengasingan dari keluarga.
Kapal induk ini telah mendukung operasi militer AS di Timur Tengah sejak Januari 2026, termasuk blokade laut terhadap Iran. Laporan menunjukkan adanya kerusakan sistem air, kendala sanitasi, kekurangan makanan segar, dan terbatasnya kesempatan untuk turun ke daratan. Keluarga para personel menyampaikan kekhawatiran, dengan beberapa laporan menyebutkan adanya upaya bunuh diri.
Situasi ini menjadi sorotan di Washington DC, di mana 13 anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat AS meminta penjelasan dari Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Hegseth menolak laporan yang menggambarkan kondisi buruk di kapal tersebut, sementara Presiden Trump menyatakan bahwa durasi pengerahan masih "jauh dari cukup lama."
Bagikan
Berita terkait
USS Abraham Lincoln 200 Hari Lebih di Laut, Mental Awaknya Bikin Cemas
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.15
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.14
Kapal Induk AS Dikerahkan 240 Hari Tanpa Henti, Personel AS Disebut Hadapi Tekanan Berat
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.39
Senator AS Kritik Trump Soal Buruknya Kondisi USS Abraham Lincoln
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.47