Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jarak Pandang 700 Meter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap menyelimuti Kota Jambi masih mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Syaefuddin (STS) Jambi. Pada Kamis (17/9/2026), sejumlah penerbangan mengalami penundaan karena terbatasnya jarak pandang akibat tutupan asap. General Manager Bandara, Ardon Marbun, memastikan bahwa gangguan ini disebabkan oleh kondisi visibilitas yang tidak layak untuk penerbangan. Pada pagi hari pukul 07.00 WIB, jarak pandang hanya mencapai 700 meter, namun seiring berjalannya waktu hingga siang, kondisi mulai membaik meskipun masih fluktuatif. Tiga maskapai dengan rute berbeda terdampak penundaan jadwal penerbangan pada hari tersebut. Otoritas bandara terus memantau perkembangan visibilitas untuk memastikan keselamatan penerbangan. Penumpang diimbau memperbarui informasi jadwal keberangkatan melalui maskapai masing-masing selama kondisi cuaca belum stabil. Fenomena kabut asap ini juga pernah terjadi sebelumnya akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, yang menyebabkan 18 penerbangan rute Jambi-Jakarta lumpuh total dan sejumlah penerbangan Jakarta-Jambi dibatalkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.25
Kemlu Buka Suara soal Surat Protes Karhutla Malaysia-Singapura
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 19.00
Bandara Muara Teweh Lumpuh Sebulan Gara-Gara Kabut Asap Karhutla
Berita terkait
Imbas Kabut Asap Tebal, Dua Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Jambi
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 17.46
Kabut Asap Pekat Akibat Karhutla Selimuti Samarinda, Penerbangan Dialihkan dan Sekolah Beralih Daring
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.00
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio, Jarak Pandang 600 Meter
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.02
Kabut Asap Pekat, Jarak Pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi Turun ke 750 Meter
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.39