Bandara Muara Teweh Lumpuh Sebulan Gara-Gara Kabut Asap Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328442/original/034133700_1787194888-pal3.jpg)
Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh di Kalimantan Tengah mengalami kelumpuhan operasional selama satu bulan akibat kabut asap tebal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Seluruh penerbangan, termasuk rute harian Wings Air (Banjarmasin-Muara Teweh) dan rute mingguan Susi Air (Muara Teweh-Palangka Raya), dibatalkan demi keselamatan.
Kondisi jarak pandang di bandara menurun drastis hingga hanya 100 meter, jauh di bawah batas aman minimum 5.000 meter yang dibutuhkan bandara visual. Menanggapi situasi ini, Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menginstruksikan seluruh tim terkait untuk mempercepat respons penanganan titik panas (hotspot) dan memastikan kesiapan peralatan pemadaman guna memulihkan konektivitas wilayah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.25
Kemlu Buka Suara soal Surat Protes Karhutla Malaysia-Singapura
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.25
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jarak Pandang 700 Meter
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.53
Disdik Pekanbaru Ingatkan Sekolah Patuhi PJJ akibat Kabut Asap Karhutla
Detik.com · 17 September 2026 pukul 17.21
Polda Kalteng Tangani 32 Laporan Kasus Karhutla, 28 Orang Jadi Tersangka
Berita terkait
Bocah di Kalteng Meninggal di Tengah Asap Karhutla, Dinkes Buka Suara
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.44
Kadinkes di Kalteng soal Bocah Meninggal: Tak Serta Merta karena Asap Lalu ISPA
Detik.com · 2 September 2026 pukul 13.28
Kabut Asap Belum Reda, Bandara Tjilik Riwut Sesuaikan Penerbangan
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 19.49
Kabut Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Kemlu RI Ungkap Respons Pemerintah
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.12