Kabut Asap Jambi Berdampak ke Anak-anak, Siswa Batuk hingga Mata Perih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Jambi dan sekitarnya mulai mempengaruhi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Di SD Negeri 68, Desa Sekumbung, siswa mengalami batuk dan mata terasa perih akibat paparan kabut asap. Guru Ima menyampaikan bahwa empat siswa kelas IV izin tidak masuk karena sakit dan batuk, meskipun kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan anjuran penggunaan masker. Di lingkungan lain, keluarga Iskandar di Simpang IV, Kecamatan Telanaipura, juga merasakan dampaknya. Tiga anaknya berusia 9 bulan, 10 tahun, dan 13 tahun mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Mereka telah diperiksakan ke faskes, dan keluarga membatasi aktivitas di luar rumah meski tetap harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.57
Terpapar Kabut Asap, Kualitas Udara di Kota Jambi Sangat tidak Sehat
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.26
Kabut Asap Ganggu Pendaratan Pesawat di Bandara Sultan Thaha Jambi
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.15
Kabut Asap Selimuti Kota Jambi, Warga Disesaki Bau Bakaran
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 23.34
Pesan Prabowo Saat Cek Kebakaran Hutan: Jaga Kampung Halamanmu
Berita terkait
Siswa Tetap Belajar di Tengah Kabut Asap Jambi, Sekolah Imbau Pakai Masker
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 00.05
Kualitas Udara Jambi Memburuk, Danrem 042 Garuda Putih Bagikan 6.000 Masker Gratis
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 23.15
Prof Syamsul Tegaskan Kabut Asap Bisa Picu Kematian Mendadak
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.31
Sejumlah Media Asing Soroti Karhutla di Kalimantan yang Asapnya Menyebar ke Negara Tetangga
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.10