Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prof Syamsul Tegaskan Kabut Asap Bisa Picu Kematian Mendadak

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengandung partikel halus PM2.5 yang berbahaya bagi kesehatan. Menurut pakar Kesehatan Masyarakat dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), kabut asap dapat menyebabkan kematian mendadak dan merenggokan nyawa secara perlahan. Data menunjukkan saat kabut asap melanda, kunjungan ke rumah sakit meningkat hingga 40 persen, terutama untuk kasus gangguan pernapasan dan jantung.

Partikel PM2.5 yang ada dalam kabut asap memiliki diameter kurang dari 2,5 mikrometer, lebih dari 20 kali lebih kecil dari rambut manusia. Karena ukurannya yang sangat kecil, partikel ini tidak tertahan oleh rambut hidung atau lendir, melainkan meluncur langsung ke paru-paru dan bahkan dapat tembus ke aliran darah.

Banyak masyarakat masih menganggap kabut asap sebagai bencana biasa yang harus diterima dengan pasrah. Namun, asumsi ini dianggap keliru dan berbahaya karena dampak seriusnya bagi kesehatan, termasuk kemungkinan kematian mendadak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait