Kabut Asap Karhutla Pekanbaru Makin Pekat, Sekolah Beralih Daring
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru, semakin tebal dan memburuk hingga mencapai level "sangat tidak sehat". Pada Senin (24/8), konsentrasi PM2.5 mencapai 182,3 mikrogram per meter kubik. Akibat kondisi ini, Pemerintah Kota Pekanbaru memutuskan untuk menghentikan proses belajar tatap muka di sekolah dan beralih ke pembelajaran daring. Para siswa dan orang tua diimbau agar tetap belajar di rumah dan tidak keluar ke luar ruangan. Pihak sekolah juga diminta memberikan pembelajaran yang sederhana dan tidak membebani peserta didik. Jatah makan bergizi gratis (MBG) tetap diberikan melalui sistem jemput di sekolah. Pemerprov Riau juga imbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan memakai masker. Untuk mendukung upaya mitigasi, Pemprov Riau menyediakan sekitar 110.000 masker untuk distribusi ke masyarakat. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dilakukan dengan menyemai 26 ton garam NaCl untuk memicu hujan buatan guna memadamkan kebakaran. Kebakaran hutan dan lahan di lahan gambut Riau telah meluas hingga 783 hektare di delapan lokasi, dipengaruhi oleh cuaca panas dan fenomena El Nino.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.42
Prabowo Dapat Laporan Kepala BPBD, 900 Hektare Masih Terbakar di Riau
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 10.55
Presiden Prabowo Lanjutkan Peninjauan Karhutla ke Sumatera, Fokus Percepat Penanganan di Riau
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 05.00
Karhutla di Pekanbaru Bikin Kualitas Udara Memburuk, Siswa TK-SMP Belajar Daring
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 12.22
Ada 3 Pelaku Karhutla di Riau Pura-pura Mancing, Prabowo Minta Dibawa ke Jakarta
Berita terkait
Kabut Asap Selimuti Kota Jambi, Warga Disesaki Bau Bakaran
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.15
Akibat Kabut Asap Karhutla, Siswa Sekolah di Pelalawan Diwajibkan Pakai Masker
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 20.36
Karhutla Kalimantan, Anggota DPR Minta Status Darurat Segera Dievaluasi
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.57
Kapolri Investigasi Karhutla Kalimantan: Beberapa Nama Sudah Diamankan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.04