Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Jambi Liburkan Sekolah PAUD dan TK

Pemerintah Provinsi Jambi memutuskan meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka untuk jenjang PAUD dan TK di Kota Jambi akibat memburuknya kualitas udara. Kebijakan ini tidak langsung diterapkan di seluruh wilayah karena kondisi kualitas udara setiap daerah berbeda. Gubernur Jambi Al Haris menyatakan bahwa ISPU di Kota Jambi sempat berada di atas angka 200, menjadi pertimbangan utama dalam penetapan kebijakan ini. Pemerintah juga akan mengevaluasi kondisi ISPU di Kabupaten Muaro Jambi sebelum menentukan kebijakan pembelajaran pada hari Rabu mendatang.

Pantauan melalui aplikasi ISPUnet pada Senin (24/8) pukul 21.56 WIB menunjukkan ISPU PM2.5 di Kota Jambi tercatat 171, masuk kategori tidak sehat. Angka ini lebih rendah dibandingkan pantauan pagi yang mencapai 207 atau kategori sangat tidak sehat. Di Kabupaten Muaro Jambi, ISPU PM2.5 tercatat 289 pada pukul yang sama, turun dari 314 di pagi hari. Meski menurun, kualitas udara di kedua wilayah masih berada pada kategori yang perlu diwaspadai.

Prakirawan BMKG Jambi, M Randy Herdyansyah, menjelaskan bahwa kabut asap di Kota Jambi dan wilayah Jambi bagian timur tidak hanya berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Jambi. Berdasarkan citra satelit, terdapat distribusi asap dari wilayah Sumatera Selatan menuju Jambi. Dengan pola angin dari arah tenggota sampai selatan, asap di wilayah Jambi bergerak menuju barat laut hingga utara, bahkan mempengaruhi sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Data BPBD Provinsi Jambi mencatat total luas lahan yang terbakar sejak 1 Januari hingga 19 Agustus 2026 mencapai 658,29 hektare, dengan Muaro Jambi sebagai daerah dengan luasan terbakar terbesar yakni 264,78 hektare.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait