Kadin Minta Ada Roadmap Implementasi yang Jelas Saat Menerapkan Zero ODOL
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kadin Indonesia menyatakan kebutuhan roadmap implementasi jelas, masa transisi yang cukup, serta sosialisasi dan uji coba sebelum penegakan penuh Zero Over Dimension Overload (ODOL) pada 2027. Kadin mendukung kebijakan ini karena menyangkut keselamatan jalan, efisiensi logistik, dan mengurangi kerusakan infrastruktur. Namun, sektor-sektor seperti pertambangan, perkebunan, kehutanan, semen, baja, dan manufaktur membutuhkan penyesuaian lebih besar. Dalam jangka pendek, pelaksanaan Zero ODOL berpotensi menimbulkan kenaikan biaya angkut, kebutuhan investasi armada baru, serta penyerapan biaya ke harga barang. Kadin menekankan bahwa implementasi harus konsisten dan berlaku sama untuk seluruh pelaku usaha agar tidak terjadi ketimpangan penegakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 08.00
Kadin Minta Ada Roadmap Implementasi yang Jelas Saat Menerapkan Zero ODOL 2027
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 13.05
Indonesia’s Sovereign AI Ambition: From Infrastructure to Economic Impact
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 20.00
Menuju Industri Logistik Rendah Karbon, Infrastruktur Energi Jadi Kunci Utama
JawaPos · 1 September 2026 pukul 17.15
Pengamat Sebut Keterlambatan Pembangunan Jalan Tol Hambat Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Berita terkait
Truk ODOL Bikin Jalan Rusak Rp 40 Triliun, AHY Ambil Tindakan Tegas
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.00
Peregrine & Sinar Primera Kembangkan Infrastruktur Cold Storage di Indonesia
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 21.21
Peregrine dan Sinar Primera Ekspansi Cold Storage di Indonesia, Bidik Kapasitas 35.000 Meter Persegi
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.20
Peregrine dan Sinar Primera Kembangkan Infrastruktur Cold Storage di Indonesia
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 18.25