Kadispenal Buka Suara soal Kapal Perang RI Lintasi Sejumlah Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul memastikan bahwa perjalanan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 setelah mengikuti latihan militer 'EXERCISE ORRUDA' di Vladivostok, Rusia, bukan untuk latihan tempur. Kapal akan melintasi beberapa negara dalam perjalanan pulang, dan ini merupakan passing exercise atau Passex yang lazim dilakukan antar angkatan laut.
Passex bertujuan untuk membangun komunikasi, kepercayaan, hubungan baik, dan semangat persahabatan antar angkatan laut, serta mendukung diplomasi maritim Indonesia. Kegiatan ini sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, membuka ruang kerja sama dengan semua negara tanpa memihak pada blok geopolitik tertentu.
Dalam perjalanan pulang, KRI I Gusti Ngurah Rai akan melewati negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, China, dan beberapa negara Asia Tenggara seperti Filipina atau Vietnam tergantung rute yang dipilih. Passex ini merupakan bentuk goodwill engagement untuk menunjukkan naval brotherhood dan diplomasi maritim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 11.40
Apa Itu Passex? Latihan Gabungan Kapal Perang Indonesia dan China yang Bikin Taiwan Marah
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 10.47
Angkatan Laut China-TNI AL selesaikan latihan di timur Pulau Taiwan
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 06.01
Bikin Taiwan Berang, Latihan RI-China Disebut Bukan Latihan Perang
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 17.33
TNI AL jelaskan latihan dengan China di timur Taiwan
Berita terkait
TNI AL soal Latihan Pelayaran RI-China di Pantai Taiwan: Bukan Latihan Perang
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.02
Taiwan Sebut Latihan Angkatan Laut China dan Indonesia Provokatif
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.02
Prabowo-Xi Jinping Satukan Kekuatan, Kapal Militer Siap Diterjunkan
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.30
China dan Indonesia akan Gelar Latihan Militer Gabungan di Timur Taiwan, Taipei Murka
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 12.57