Kaget Ada Hambatan Kredit Otomotif, Purbaya Minta Pelaku Industri Segera Melapor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kaget karena baru mengetahui adanya hambatan dalam pasar kredit otomotif untuk mobil dan sepeda motor di Indonesia. Informasi ini diterimanya setelah laporan langsung dari pelaku industri pada acara Giias di Jakarta, dan dia menyesalkan masalah ini tidak disampaikan lebih awal kepada kementerian.
Purbaya menginstruksikan pelaku industri untuk segera melapor jika menemukan kendala serupa di masa depan. Dia menegaskan bahwa Kementerian Keuangan memiliki wewenang penuh untuk mengatur anggaran belanja negara dan akan mengambil tindakan tegas, termasuk pemotongan anggaran, terhadap instansi pemerintah yang menghambat kebijakan ekonomi nasional.
Ancaman pemotongan anggaran ini berlaku untuk seluruh lembaga negara tanpa terkecuali. Purbaya menambahkan bahwa kekuatan tersebut bersumber dari mandat Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala pemerintahan, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani hambatan di sektor pembiayaan kendaraan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.55
Kredit BNI Nyaris Rp 1.000 Triliun, Tumbuh 24,4% Semester 1 2026
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 10.58
BNI Cetak Laba Bersih Rp 10,8 Triliun
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.40
Penjualan Mobil RI Kalah dari Malaysia, Purbaya Ungkap Biang Keroknya
Berita terkait
Anggaran MBG Rp 240 Triliun Masih dari Pos Pendidikan, Purbaya Beri Penjelasan
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.00
Kredit Tumbuh 6,6%, CIMB Niaga Cetak Laba Rp4,3 T di Semester I-2026
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.45
Pemerintah Salurkan Rp18,9 Triliun ke Daerah, Mendagri Harap Masalah Gaji PPPK Selesai
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 00.02
Purbaya Kembali Titipkan Duit ke Bank Himbara, Jumlahnya Bikin Melongo
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.27