Kala Kolam Budidaya Lele Jadi Produk Unggulan dan Kampung Eduwisata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, bertransformasi melalui inovasi budidaya lele oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Tsadewa. Awalnya hanya memproduksi lele untuk dijual ke tengkulak, kini lele dikembangkan menjadi aneka produk olahan, sumber pembelajaran, hingga calon kampung eduwisata. Kolam lele berubah menjadi ruang inovasi yang menggabungkan budidaya perikanan, teknologi, pengolahan pangan, pertanian, edukasi, dan peluang ekonomi masyarakat. Pokmas Tsadewa menyediakan pengalaman belajar langsung bagi masyarakat dan pelajar, dilengkapi flipchart edukasi tentang budidaya dan pengolahan lele yang dikembangkan bersama mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya).\ Inovasi ini menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat \u2013 Skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi multidisiplin Universitas Surabaya (Ubaya) dan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo). Timnya dipimpin Finna Setiawan, didukung oleh Amanda Putri Nahumury, Faizal Susilo Hadi, dan Achmad Kusyairi. Tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kesehatan melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
ICW Ungkap Temuan Janggal Pengadaan Burung Merpati Senilai Rp 305 Juta dalam Perayaan HUT ke-81 RI
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 20.46
Laka KRL di Lintas Tangerang, KAI Sebut Motor Melintas di Perlintasan Tak Resmi
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 20.44
Cegah Penularan TB, Dinkes PPKB Pesisir Selatan Perkuat Deteksi Dini di Nagari Koto Baru
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.43
Penyidik KPK Periksa Pejabat Unsoed di Mapolresta Banyumas
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.41