Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kapolda Banten Ajak Warga Bikin Bak Tampung Air Hujan untuk Cadangan Kemarau

Kapolda Banten Irjen Hengki mengajak warga di daerah rawan kekeringan untuk membangun bak penampungan air hujan sebagai cadangan air saat musim kemarau. Ia menekankan bahwa penanganan kekeringan tidak hanya melalui pengiriman bantuan air bersih, tetapi juga dengan langkah preventif seperti pembangunan bak penampungan.

Hengki menceritakan pengalamannya saat menjabat kapolsek di Indragiri Hilir, Riau, di mana masyarakat setempat memiliki bak penampungan air hujan yang terpasang talang dari genting. Saat musim kemarau dan sumur bor kering, air hujan yang tersimpan masih dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti MCK. Di Riau, meskipun air tanah tidak layak konsumsi karena tanah gambut, bak penampungan ini membantu masyarakat tidak kekurangan air.

Ia menyarankan agar bak penampungan dibangun baik secara perorangan maupun komunal. Contohnya, di tempat umum seperti masjid dengan lahan luas, dapat dibuat bak berkapasitas besar untuk digunakan bersama warga satu RT atau kelurahan. Untuk perorangan, disarankan bak berukuran 5x5 meter dengan kedalaman 2 meter yang dicor untuk keamanan.

Berita terkait