Kapolda Banten: Temuan pelampung kedua bukan milik kapal Arupadhatu 1
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyatakan bahwa temuan pelampung kedua serta life jacket yang ditemukan oleh KAL Anyer bukan milik kapal Arupadhatu 1. Pemilik kapal, Sandi Wiyasa, telah memastikan bahwa peralatan keselamatan tersebut tidak termasuk milik kapalnya yang sedang dicari dalam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Temuan ini termasuk life jacket pertama dan pelampung warna putih yang ditemukan pada hari keempat operasi pencarian.
Operasi pencarian kelima digelar dengan partisipasi 14 kapal yang dibagi menjadi enam sektor, menempuh total jarak 80 mil dengan kecepatan 10 knots selama sekitar delapan jam. Luas area pencarian mencapai 4.512 nautical mile, dengan fokus utama di perairan Lampung, Bengkulu, dan Ujung Kulon.
Hingga kini, belum ada tanda-tanda ditemukannya kapal atau penghuni yang dicari. Tim SAR gabungan terus berkoordinasi untuk memperluas cakupan pencarian dan memastikan semua area potensial diperiksa secara menyeluruh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 22.51
Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal di Kawasan Anak Krakatau Terus Diperkuat
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.21
5 Jurnalis Belum Ditemukan, Area Pencarian Diperluas
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.44
Hari Keempat Pencarian Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Penyisiran
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.32
Pemilik Kapal Rombongan Jurnalis Pastikan Pelampung Temuan TNI AL Bukan Miliknya
Berita terkait
Tim SAR masih dalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 12.18
Pemilik Sebut Kapal yang Ditumpangi 5 Wartawan ke Anak Krakatau Laik Jalan
kumparan · 10 September 2026 pukul 14.49
Tangis Histeris Istri Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau: Tolong Pak...
Detik.com · 10 September 2026 pukul 11.13
ANTARA terus ikuti operasi gabungan Banten-Lampung cari pewarta foto hilang kontak
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 18.54