Karhutla Meluas, Istana Minta Warga Jangan Bikin Percikan Api
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319451/original/083208200_1786251327-WhatsApp-Image-2026-08-05-at-09.18.39.jpeg.jpg)
Mensesgen Prasetyo Hadi meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca yang sangat kering. Pemerintah mencatat masih banyak titik api di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Jawa Timur, khususnya di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pras menegaskan bahwa kondisi cuaca kering membuat wilayah tersebut rentan terhadap percikan api, sehingga masyarakat disarankan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pemerintah pusat sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menangani kebakaran di kawasan Bromo. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diminta untuk merancang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya antisipasi. Namun, Pras menyatakan bahwa penerapan OMC tidak dapat dilakukan di seluruh wilayah akibat kendala teknis. Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah juga menyiagakan peralatan seperti water bombing, helikopter, dan pesawat untuk membantu pemadaman karhutla sesuai arahan Presiden.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.15
Waspada Kasus Karhutla Tahun Ini, Menhut Ungkit Fenomena El Nino Godzilla
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.20
RI Siaga Darurat Kebakaran! Awan Hujan Tipis-Asap Mulai Menyeberang
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.42
Pemerintah Belum Berencana Liburkan Sekolah Imbas Karhutla
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 14.36
FOTO: Upaya Pemadaman Karhutla di Kertapati Palembang
Berita terkait
Kemenhut Optimalkan OMC Demi Cegah Karhutla, Prioritas di Kalteng dan Kalbar
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.36
Karhutla Gunung Bromo Padam, Tim Gabungan Masih Siaga Antisipasi Titik Asap Baru
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.35
Karhutla Gambut di Empat Kabupaten Riau Masih Membara
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 23.45
73 Hotspot Terdeteksi di Kalsel, 14 Titik Berada di Areal PBPH
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.00