Kasus ISPA di Kabupaten Tasikmalaya Tembus 97.629 Selama Kemarau 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tasikmalaya mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga 97.629 jiwa pada periode Januari hingga Agustus 2026. Kepala Bidang Pencegahan Dinkes, Otong Kusmana, menyebutkan kondisi cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta debu jalan sebagai penyebab utama. Penyakit ini didominasi pada kelompok rentan mulai dari balita, anak, hingga remaja, serta memicu kekambuhan pada pasien asma. Selain ISPA, Dinkes mencatat 200 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan satu korban jiwa. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area yang terdampak asap dan debu pekat. Kondisi lingkungan yang kering dan gersang membuat partikel debu mudah terhirup, sehingga kesehatan pernapasan warga terancam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 16.37
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.46
Palangka Raya Dikepung Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Terbatas
Berita terkait
Kemarau dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA di Sumsel Tembus Puluhan Ribu
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 01.29
40.363 Balita Kena ISPA Imbas Karhutla di 7 Provinsi
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.31
Kemenkes: 40.363 Balita Terinfeksi ISPA di Wilayah Karhutla
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 06.00
Kemenkes Catat 174 Ribu Kasus ISPA Imbas Karhutla, 40 Ribu Balita
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.52